Dr.KH.AHMAD SIDDIQ, SE.,MM. Dan 3.000 Santri PONPES "NURUL ISLAM" Pungging-Mojokerto Gelar Upacara Peringatan Hari Santri - GEREBEK

Sabtu, 22 Oktober 2022

Dr.KH.AHMAD SIDDIQ, SE.,MM. Dan 3.000 Santri PONPES "NURUL ISLAM" Pungging-Mojokerto Gelar Upacara Peringatan Hari Santri

GEREBEK.COM  Pada hari Sabtu tanggal 22 Oktober 2022, mulai jam 06.30 s/d 08.00 Wib. bertempat di Ponpes Nurul Islam II Dusun Panggreman Desa Tunggal Pager Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, ada kegiatan upacara Hari Santri Nasional yang diikuti oleh sekitar 3000 santri yang dipandegani langsung oleh Pengasuh/Pimpinan Pondok Pesantren (PONPES) "NURUL ISLAM" (NURIS) Dr.KH.AHMAD SIDDIQ,  SE., MM. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain sebagai berikut: 

1.FORKOMPIMCA Pungging (CAMAT,  KAPOLSEK,  DANRAMIL 0815/11),  2.Pengasuh PONPES NURIS (Dr.KH.AHMAD SIDDIQ, SE., MM.), 3.Ketua MWC NU Kecamatan Pungging,  4.Kepala Desa Tunggalpager (HM. Ma'ruf), 5.PerwakilanTokoh Agama dan Tokoh Masyarakat wilayah Kecamatan Pungging, 6.Perwakilan Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Pugging, 7.Perwakilan ANSOR dan BANSER Kecamatan Pungging, 8.Santriwan dan Santriwati PONPES "NURUL ISLAM", dan para undangan lainnya.

Adapun susunan acara adalah sebagai berikut: 1.Persiapan Upacara / menyiapkan pasukan, 2.Komandan Upacara (Peltu Mar. Hardani) memasuki lapangan upacara,  3.Laporan Pemimpin Pasukan kepada Komandan Upacara, 4.Pembacaan Qiro'ah,  5.Pembacaan sejarah singkat Hari Santri Nasional, 6.Inspektur Upacara (Kapten Inf. Desto Jumeno / DANRAMIL 0815/11 Pungging) memasuki lapangan upacara, 

7.Penghormatan kepada Inspektur Upacara,  8.Laporan Komandan Upacara,  

9.Pengibaran bendera merah putih,  diiringi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh peserta upacara, 

10.Menghendingkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara,  

11.Pembacaan Teks PANCASILA oleh Inspektur Upacara dan diikuti oleh peserta upacara, 12.Pembacaan Teks Undang-Undang Dasar  1945 oleh petugas upacara, 

13.Pembacaan Ikrar Santri oleh petugas upacara, 14.Pembacaan Resolusi Jihad oleh petugas upacara,

15. Amanat Inspektur Upacara adalah sebagai berikut: 


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh santri di seluruh Tanah Air yang saya banggakan, Dalam suasana memperingati Hari Santri tanggal 22 Oktober 2022, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga rahmat, berkah, dan perlindungan-Nya senantiasa menyertai kita semua.

- Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

- Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan. Sejak ditetapkan pada tahun 2015, kita pada setiap tahunnya selalu rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda. Untuk tahun 2022 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema "Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan".

- Peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata, hari santri adalah milik kita semua, milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, saya mengajak semua masyarakat Indonesia, apapun latar belakangnya, untuk turut serta ikut merayakan Hari Santri. Merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia., 

16. Pembacaan Doa

17. Laporan Komandan Upacara Kepada Inspektur Upacara. 18.Penghormatan Kepada Inspektur Upacara

19. Inspektur Upacara Meninggalkan Lapangan Upacara

20. Komandan Upacara Meninggalkan Lapangan Upacara

21. menyanyikan Lagu Nasional

22. Pembagian Hadiah, dan ramah tamah. Hasil wawancara awak media dengan Pengasuh Pondok Pesantren "NURIS" (Dr.KH. AHMAD SIDDIQ, SE., MM.) mengatakan antara lain: "Santriwan dan Santriwati yang mondok dan sekolah di PONPES "NURUL ISLAM" sampai sekarang sebanyak 6.000 santri,  yang berasal dari  dalam daerah Mojokerto dan dari daerah / provinsi dari Sabang sampai Meraoke,  Dulu juga ada beberapa santri dari Luar Negeri yang mondok disini,  tetapi sekarang sudah tidak ada", pungkas Romo KH.SIDDIQ mengakhiri pembicaraanya. BPwk.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda