PEMDES BERSAMA WARGA DESA LEBAKSONO MENGGELAR RUWAH DESA DAN PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW. 1447 H. DIHADIRI BUPATI MOJOKERTO (Dr. H. MUHAMMAD AL BARRA, Lc.,M.Hum.)
PEMDES BERSAMA WARGA DESA LEBAKSONO MENGGELAR RUWAH DESA DAN PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW. 1447 H. DIHADIRI BUPATI MOJOKERTO (Dr. H. MUHAMMAD AL BARRA, Lc.,M.Hum.)
GEREBEK.COM Pada hari Rabo, 24 September 2025 mulai jam 19.30 WIB. sampai dengan selesai, bertempat di Jalan Raya Dusun Adisono Desa Lebaksono Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto ada kegiatan Lebaksono Bersholawat Dalam Rangka Ruwah Desa Lebaksono dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 1447 H. dihadiri BUPATI Mojokerto (Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc.,M.Hum.)
Hadir dalam kegiatan antara lain:
1. Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc.,M.Hum. (BUPATI Mojokerto).
2. Amsar Azhari Siregar, S.H.,M.M. (CAMAT Pungging).
3. IPTU Selimat, S.H.,M.H. (KAPOLSEK Pungging).
4. LETTU Inf. Sulasmono (DANRAMIL Pungging).
5. H. AFAN FAIZIN, M.Pd.I. (Kepala Desa Lebaksono).
6. Kyai Khoiri Assadulloh (Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Pungging).
8. Group Hadrah Jagat Sholawat dari Jombang.
9. Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Lebaksono.
10. Karang Taruna Desa Lebaksono.
14. BHABINKAMTIBMAS Desa Lebaksono dan beberapa Anggota POLSEK Pungging.
15. BABINSA Lebaksono.
Kegiatan Ruwah Desa adalah tradisi keagamaan yang diselenggarakan masyarakat diberbagai daerah, dan seringkali digabungkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 1447 H. seperti yang digelar oleh Pemerintah Desa bersama warga Desa Lebaksono pada malam hari ini, dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan, meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW., serta mempererat tali silaturahmi antar warga dan memupuk kebersamaan dan kepedulian sosial dilingkungan desa. Mulai jam 19.30 WIB. para jamaah sholawat telah disuguhi penampilan group Hadrah Jagat Sholawat dari Jombang, dan juga Mauidhoh Hasanah oleh Sayyid Zulfikar Assyaibani.
Kemudian dilanjutkan dengan acara: 1).Pembukaan
2). Sambutan-sambutan oleh:
A. Kepala Desa Lebaksono (H. AFAN FAIZIN, M.Pd.I.) yang intinya beliau menyampaikan: "Bapak Ibu hadirin yang saya hormati, saya selaku Kepala Desa Lebaksono mengucapkan terima kasih kepada panjenengan semua dalam rangka acara Ruwah Desa yang sudah dilaksanakan sejak tadi pagi yaitu Kirim Do'a tawasul fatihah kepada semua ahli kubur warga Desa Lebaksono, pembacaan Al-Qur'an sampai sore hari, malamnya dibacakan sholawat, panjenengan bersyukur mudah-mudahan Gusti Allah memberikan ridho kepada kegiatan kita semua, sehingga kegiatan kita penuh barokah. Terima kasih kepada panjenengan semua yang berpartisipasi, mudah-mudahan kegiatan Ruwah Desa dan Sholawatan ini senantiasa kita tunggu-tunggu, senantiasa kita harapkan menjadi kegiatan yang barokah, aamin ya robbal alamin."
B. Sambutan BUPATI Mojokerto (Gus BARRA) yang intinya beliau menyampaikan: "Bapak Ibu hadirin yang saya hormati, Marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT. karena pada malam hari ini kita semua dapat hadir dalam kegiatan Lebaksono Bersholawat dan dalam rangka Ruwah Desa Lebaksono sekaligus Peringatan Maulid Nabi baginda Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW. Mudah-mudahan yang hadir pada malam hari ini, pada kegiatan yang berbahagia ini, semuanya diberi barokah, barokah umurnya, barokah rejekinya dan barokah anak turunnya. Sholawat serta salam kita haturkan kepada junjungan kita baginda Nabi Besar Muhammad SAW. yang mana hanya kepada beliaulah kita mengharapkan syafaatnya kelak di Yaumul Qiyamah. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengapresiasi kegiatan Lebaksono Bersholawat, Ruwah Desa sekaligus dalam peringatan Maulid Nabi. Ini adalah kegiatan yang luar biasa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Lebaksono. Semoga dengan kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari ini, mudah-mudahan Desa dan masyarakat Desa Lebaksono diberi kemakmuran, masyarakatnya guyub rukun, rejekinya lancar semua, aamiin.
Pada kesempatan yang berbahagia ini saya mohon ma'af saya memakai celana, biasanya pakai sarung, karena saya tadi ada kegiatan POSKAMLING, keliling mulai dari Bangsal, terus Mojosari terus ke Pungging. Sebetulnya kurang satu yaitu ke Ngoro. Lah nanti kalau saya ke Ngoro terus kembali lagi kesini kawatir sudah tidak ada orang, dan akhirnya saya tidak ikut. Saya tadi bersama Pak CAMAT, Pak KAPOLSEK dan Pak DANRAMIL juga mengunjungi POSKAMLING di Desa Kalipuro. Kenapa kita ada kegiatan POSKAMLING keliling ? Kita ingin memastikan bahwasannya kondisi Kabupaten Mojokerto ini Adem, Ayem Tentrem, tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan. Dan kami dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto, karena panjenengan semua bisa menjaga Kabupaten Mojokerto dalam keadaan aman tentram. Kemarin-kemarin itu pas ada demo-demo di Kabupaten / Kota yang lain, alhamdulillah Kabupaten Mojokerto aman-aman saja. Saya ucapkan terima kasih kepada semua masyarakat Kabupaten Mojokerto yang memiliki tanggung jawab bersama untuk mewujudkan keamanan, kenyamanan dan ketenteraman di Kabupaten Mojokerto. Berikutnya terkait dengan Ruwah Desa ini seperti yang disampaikan oleh Sayyid Zulfikar disebutkan: Barang siapa yang tidak mampu bersyukur kepada manusia, maka dia sama halnya tidak mampu bersyukur kepada Allah. Ruwah Desa ini adalah wujud rasa syukur kita kepada para pendahulu-pendahulu kita yang telah membangun desa kita, sehingga saya dan panjenengan semua sampai sekarang bisa menempati Desa Lebaksono, ini filosofi atau makna dari pada Ruwah Desa. Berikutnya terkait dengan Maulid Nabi, dalam Al-Qur'an disebutkan: Katakanlah dengan keutamaan Allah , dengan rahmatnya Allah hendaklah kalian semua berbahagia atas rahmat yang diberikan Allah kepada kita, lebih baik dari segala sesuatu yang kita kumpulkan seumur hidup. Dan kata rahmat dalam ayat itu adalah: Dan tidak Aku utus engkau Muhammad, kecuali menjadi rahmat bagi seluruh alam. Makanya rahmat yang diturunkan dimuka bumi ini adalah rahmat diturunkannya Kanjeng Nabi, sehingga kita mengetahui mana yang baik, mana yang benar, mana yang halal, mana yang haram, mana yang boleh, mana yang tidak boleh, mana yang patut, mana yang tidak patut, mana yang sopan dan mana yang tidak sopan. Dan yang terpenting lagi hadiah yang terbesar yang diberikan Allah kepada kita melalui utusan yang bernama Nabi Muhammad adalah buah iman yang kita pegang sampai selama ini. Mudah-mudahan sampai akhir hayat kita, kita memegangi iman kita yaitu berupa agama Islam."
Setelah acara sambutan dilanjutkan lagi dengan Sholawat yang dipimpin oleh SAYYID ZULFIKAR ASSYAIBANI dan diiringi Hadrah Jagat Sholawat sampai puncak acara yaitu Mahalul Qiyam sekaligus Do'a yang dipimpin oleh: Kyai KHOIRI ASSADULLOH. (B.Pwk.)