Drs. KARTIWI (KOORDINATOR ADAM) BERSAMA PEMERHATI BUDAYA, LEMBAGA ADAT DAN TOKOH LSM YANG TERGABUNG DALAM ADAM MENGGELAR AUDIENSI DENGAN DPRD KABUPATEN MOJOKERTO YANG DIWAKILI OLEH PLT. SEKWAN DAN STAF - GEREBEK

Senin, 16 Juni 2025

Drs. KARTIWI (KOORDINATOR ADAM) BERSAMA PEMERHATI BUDAYA, LEMBAGA ADAT DAN TOKOH LSM YANG TERGABUNG DALAM ADAM MENGGELAR AUDIENSI DENGAN DPRD KABUPATEN MOJOKERTO YANG DIWAKILI OLEH PLT. SEKWAN DAN STAF

Drs. KARTIWI (KOORDINATOR ADAM) BERSAMA PEMERHATI BUDAYA, LEMBAGA ADAT DAN TOKOH LSM YANG TERGABUNG DALAM ADAM MENGGELAR AUDIENSI DENGAN DPRD KABUPATEN MOJOKERTO YANG DIWAKILI OLEH PLT. SEKWAN DAN STAF

GEREBEK.COM               Pada hari Senin Wage, 16 Juni 2025 mulai jam 13.45 WIB. sampai dengan 15.15 WIB. bertempat di Ruang Kantor Komisi 1 DPRD Kabupaten Mojokerto Jln. RA. Basoeni Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto ada kegiatan Audiensi yang digelar oleh Drs. Kartiwi (Koordinator ADAM) bersama Pemerhati Budaya, Lembaga Adat dan Tokoh LSM yang tergabung dalam Aliansi Danyang Mojopahit (ADAM) dengan DPRD Kabupaten Mojokerto yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Dewan (Deddy Muhartadi, A.P.,M.M.) dan Staf, terkait ijin PT. Buana Multi Teknik Kecamatan Trowulan, yang dhadiri / diikuti oleh 35 orang.

Hadir dalam kegiatan antara lain:
1. Deddy Muhartadi, A.P.,M.M. (Sekretaris DPRD Kabupaten Mojokerto).
2. Catur (Kepala Bagian Persidangan DPRD Kabupaten Mojokerto).
3. Beberapa Staf DPRD Kabupaten Mojokerto.
4. Drs. Kartiwi (Koordinator ADAM).
5. Machradji Machfud, B.A. (Ketua LPR).
6. Urip Widodo, S.E. (Ketua LSM PMPPP).
7. Anggota Aliansi Danyang Mojopahit (Pemerhati Budaya, Lembaga Adat dan Tokoh LSM).

Adapun untuk susunan acara adalah sebagai berikut: 1).Pembukaan., 2).Sambutan / Penyampaian.

A. Sambutan Plt. Sekretaris DPRD Kabupaten Mojokerto (DEDDY MUHARTADI, A.P.,M.M.) yang intinya beliau menyampaikan: "Bahwa semua Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto saat ini padat sekali kegiatannya untuk pembahasan 3 (tiga) RAPERDA, karena hari Sabtu harus diparipurnakan, sehingga tidak bisa menemui Bapak Ibu sekalian. Kami akan mengkomunikasikan dengan Komisi 1, kapan waktu untuk bisa bertemu kembali dan menerima Bapak Ibu sekalian."

B. Penyampaian oleh Koordinator Aliansi Danyang Mojopahit (Drs. KARTIWI).yang intinya beliau menyampaikan: "Bahwa kami yang hadir di tempat ini adalah Aliansi Budayawan yang mempunyai visi yang sama, bahwa PT. Buana Multi Teknik telah melanggar Kawasan Cagar Budaya. Kami meminta tinjau ulang perijinan yang sudah terlanjur diberikan kepada PT. Buana Multi Teknik Trowulan. Kami meminta konfirmasi yang nyata, kapan kita bisa bertemu dengan Komisi 1 dan Komisi IV, sekaligus kami meminta agar Kepala Badan Pelestarian Kebuadayaan (BPK) dan Direktur PT. Buana Multi Teknik untuk diundang sekalian."

C. Penyampaian oleh Ketua LPR (MACHRADJI MACHFUD, B.A.).yang intinya beliau menyampaikan: "Saya sedih banget karena kecepatan tehnologi kita tidak diinformasikan, bahwa Anggota DPRD sedang sibuk. Kami mohon disampaikan kepada DPRD Kabupaten Mojokerto untuk berani mencabut ijin PT. Buana Multi Teknik Trowulan."

D. Penyampaian oleh Sesepuh Klampis Ireng (Ki WAROK) yang intinya beliau menyampaikan: "Kami minta tolong untuk siapa saja yang mendirikan pabrik di bumi Trowulan untuk tidak diberi ijin. Harapan kami, Pemerintah Daerah agar membangun Pendopo Agung di bumi Trowulan."

Dalam wawancara, Koordinator Aliansi Danyang Mojopahit (Drs. KARTIWI) mengatakan: "Kegiatan Audiensi pada sore hari ini dihadiri / diikuti oleh Pemerhati Budaya, Lembaga Adat, dan Aktifis LSM Mojokerto serta Awak Media yang suka menulis budaya. Esensi dalam Audiensi ini, jangan sampai Zona inti Trowulan itu berdiri pabrik / industri. Lah, orang Trowulan sendiri selama ini dibujuki (ditipu) supaya hatinya luluh. Di BALI saja tidak banyak industri ternyata daerahnya maju dan bisa kaya. Mulai sejauh itu Executive, Legislatif, dan Yudikatif, mbok ya mikir (supaya berfikir). Poinnya itu harus dikembalikan lagi marwah di Trowulan yang sarat dengan peninggalan situs dan nilai historis Mojopahit. Untuk selanjutnya bila bisa bertemu dan  beraudiensi dengan dewan, kami sudah siapkan konsep yang lebih sempurna yaitu mengundang langsung Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) dan juga Direkturnya PT. Buana Multi Teknik, agar mendapat solusi yang solusif." (B.Pwk.)


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda