WAKIL KETUA TP PKK KABUPATEN MOJOKERTO (dr. AMELIA FITRI OKTAVIAN, Sp.A.) HADIRI GERCEP DALAM KEGIATAN GEMA PITU DI BALAI DESA PUCUK KECAMATAN DAWARBLANDONG
GEREBEK.COM Pada hari Selasa Legi, 3 Juni 2025 mulai jam 09.00 sampai dengan 10.35 WIB. bertempat di Balai Desa Pucuk Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto ada Gerakan Percepatan Penurunan Stunting (GERCEP) dalam kegiatan Gerakan Bersama Masyarakat Di POSYANDU Integrasi Terpadu (GEMA PITU) yang dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto (dr. Amelia Fitri Oktavian, Sp.A.).
Hadir dalam kegiatan antara lain:
1. Ibu dr. Amelia Fitri Oktavian, Sp.A. (Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto).
2. Bidang KESMAS & P2P dan Staf Dinas KESEHATAN Kabupaten Mojokerto.
3. Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto.
4. Kepala PUSKESMAS Dawarblandong dan Staf.
5. CAMAT beserta Ketua TP PKK Kecamatan Dawarblandong.
6. KAPOLSEK Dawarblandong.
7. DANRAMIL Dawarblandong.
8. Kepala Desa beserta Ketua TP PKK Desa Pucuk.
9. HIMPAUDI Kecamatan Dawarblandong.
11. IGTKI Kecamatan Dawarblandong.
Kegiatan GEMA PITU yang kali ini dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto (Ibu dr. Amelia Fitri Oktavian, Sp.A.) untuk memberikan Edukasi kepada Ibu hamil, Ibu BALITA dan LANSIA serta Kader POSYANDU di Balai Desa Pucuk Kecamatan Dawarblandong. Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto (dr. Amelia Fitri Oktavian, Sp.A.) memastikan Ibu hamil tidak boleh kurang Gizi yang bisa dilihat dengan cara ukur Lingkar Lengan (LILA) tidak boleh kurang dari 23,5 cm. Setelah melahirkan bayi wajib diberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama 6 (enam) bulan, setelah 6 bulan diberikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dengan Gizi seimbang tinggi protein sebagai zat pembangun, protein hewani yang paling tinggi dan mudah didapatkan adalah telur. Setelah usia 1 (satu) tahun anak diberikan makan seperti porsi orang dewasa dengan menu Gizi seimbang. LANSIA harus dalam kondisi sehat agar tetap bisa beraktifitas dengan baik, maka perlu dilakukan Cek Kesehatan rutin terutama TD, GDA, Cholesterol, UA. Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya agar angka Stunting terus menurun. Karena itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto yang juga berprofesi sebagai Dokter Spesialis Anak dalam kegiatan hari ini gencar menyampaikan Bahaya Stunting serta bagaimana cara mencegah Stunting. "Kata kunci Stunting adalah kurang Gizi, sehingga tumbuh kembang Otak jadi terhambat. Secara lengkap, Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada BALITA akibat kekurangan Gizi kronis disertai Infeksi yang berulang. Bahaya Stunting nanti ketika dewasa, kecerdasannya bisa lebih rendah 20% dari standart. Sedangkan batas perkembangan Otak Anak itu sampai usia 5 (lima) tahun. Jadi, dari kandungan sampai anak usia 5 (lima) tahun adalah masa kita mengembangkan perkembangan Otak Anak. Karena itu Ibu hamil tidak boleh kekurangan Gizi,". Sebelumnya Kepala Desa Pucuk juga mengucapkan Selamat Datang dan menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto. "Saat ini Tahun 2025 jumlah penduduk Desa Pucuk: 3.571 Jiwa, Jumlah Ibu hamil Tahun 2025: 12 bumil, Jumlah BUMIL RESTI: 7 orang, Ibu hamil KEK: 2 orang, Anemia 0 orang. Di Desa Pucuk total jumlah BALITA keseluruhan 98 BALITA. Tahun 2025 jumlah BALITA Stunting sebanyak 2 (dua) BALITA, Gizi Kurang 2 (dua) BALITA, Jumlah LANSIA Desa Pucuk sebanyak 295 LANSIA, Jumlah LANSIA RESTI: 63 LANSIA. Dalam Integrasi Layanan Primer (ILP) ini juga melayani Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 95 orang, dengan hasil HT: 32 orang, DM: 14 orang, Asam Urat: 21 orang, Kolesterol: 26 orang. Jumlah POSYANDU Desa Pucuk sebanyak 5 (lima) POSYANDU dengan jumlah Kader 65 orang. Pada tahun 2025 ini POSYANDU Desa Pucuk juga sudah mulai berproses menjadi POSYANDU 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal)." (B.Pwk.)