LETNAN JENDRAL TNI (Purn.) BIBIT WALUYO HADIRI KEGIATAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBUATAN UNIT SPPG DI DUSUN REJENI DESA WONODADI KECAMATAN KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO - GEREBEK

Kamis, 06 Maret 2025

LETNAN JENDRAL TNI (Purn.) BIBIT WALUYO HADIRI KEGIATAN PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBUATAN UNIT SPPG DI DUSUN REJENI DESA WONODADI KECAMATAN KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO

LETNAN JENDRAL TNI (Purn.) BIBIT WALUYO HADIRI KEGIATAN PELETAKAN BATU PERTAMA  PEMBUATAN UNIT SPPG DI DUSUN REJENI DESA WONODADI KECAMATAN KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO

GEREBEK.COM                          Pada hari Kamis 6 Maret 2025 mulai jam 09.00 sampai dengan 10.30 WIB. bertempat di Yayasan Pondok Pesantren AL-HIDAYAH Dusun Rejeni Desa Wonodadi Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto telah dilaksanakan kegiatan Peletakan Batu Pertama / Ground Breaking pembuatan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dihadiri oleh Letnan Jendral TNI (Purn.) Bibit Waluyo. 

Hadir dalam kegiatan antara lain:
1. Letnan Jendral TNI (Purn.) Bibit Waluyo (Ketua Dewan Pembina Yayasan BINA BANGSA Semarang). 2. LETKOL Inf. Rully Noriza, S.I.P.,M.I.P. (DANDIM 0815 Mojokerto).
3. AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H.,S.I.K.,M.Si.,M.H. (KAPOLRES Mojokerto).

4. Ibu Dra. Hj. Jauharoh Said, M.Pdi. (Ketua Yayasan Pondok Pesantren AL-HIDAYAH).
5. dr. Muhammad Rizal Octavian (Wakil BUPATI Mojokerto).
6. KAPTEN Inf. Budiono (DANRAMIL 0815/13 Kutorejo).
7. AKP Agus Hariyanto, S.E. (KAPOLSEK Kutorejo).
8. Hadi Pranoto, S.T.,M.T. (Ketua Yayasan BINA BANGSA Semarang).
9. Kukuh Radityo, S.H.,M.M. (SEKCAM Kutorejo).
10. Staf dan Guru Yayasan Pondok Pesantren AL-HIDAYAH.
11. Wali Santri Pondok Pesantren AL-HIDAYAH.
12. Tamu undangan.

Sambutan Ketua Yayasan Pondok Pesantren AL-HIDAYAH (Ibu Dra. Hj. Jauharoh, M.Pdi.) yang intinya beliau menyampaikan: "Unit dapur dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan diletakkan batu pertama dilingkungan atau tanah Pondok Pesantren AL-HIDAYAH, semoga acara ini mendapatkan Ridho dari Allah SWT. dan pembangunan dilaksanakan lancar sesuai dengan program yang ditentukan, terus kemudian cepat terealisasi kepada semua siswa siswi dan para santri. Dengan tujuan baik kita untuk memberikan makan bergizi dan yang bertujuan untuk mencerdaskan bangsa. Oleh karena itu, Pertama saya berterima kasih kepada yayasan yang juga memberikan jalan keluar sebagai cita-cita kami untuk memberikan Makan Gratis kepada siswa siswi dan para santri di Pondok Pesantren AL-HIDAYAH ini. Yayasan Pondok Pesantren AL-HIDAYAH mempunyai semangat cita-cita yang tinggi sekali, satu persatu dapat dilaksanakan termasuk untuk memberikan Makan Gratis kepada siswa siswi dan para santri di Pondok Pesantren. Dengan adanya Makan Gratis yang kami sambut dari Program Pemerintah dalam Pimpinan Bapak Presiden Prabowo ini, insyaallah akan meringankan beban kepada Wali Murid, paling tidak santri yang biasanya makan 3 (tiga) kali. Dengan satu wadah yang telah ditentukan, maka akan lebih ringan dengan adanya bantuan Pemerintah yang diberikan kepada kami. Yayasan Pondok Pesantren AL-HIDAYAH ada 2 (dua) tempat di Kutorejo dan Dlanggu, semoga Allah mengizinkan segera terealisasi. Dengan Do'a di Bulan Ramadhan ini, insyaallah semua apa yang kita mohon kepada Allah akan dikabulkan. Sebagai manusia biasa, kami Pimpinan Pondok Pesantren AL-HIDAYAH tidak bisa hormat secara berlebihan kepada para tamu, namun kami sampaikan Jazakumullah, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."

Sambutan Ketua Dewan Pembina Yayasan BINA BANGSA Semarang LETNAN JENDRAL TNI (Purn.) BIBIT WALUYO yang intinya beliau menyampaikan: "Peletakan batu pertama dalam rangka membangun dapur lapangan, istilahnya itu dapur lapangan tentara, kalau dapur beneran itu di rumah-rumah. Itu dapur lapangan dalam rangka untuk mensukseskan cita-cita Pak Prabowo mengentaskan kemiskinan , mengentaskan Stunting, dan rakyat nanti menghadapi Tahun Indonesia Emas 2045. Cita-citanya ini sangat luhur dan mulia sekali, seluruh Indonesia akan didirikan seperti itu. Seluruh rakyat Indonesia yang sudah tercatat kurang lebih 85 juta murid yang akan diberikan Makan Bergizi, ini berat sekali saudaraku semua, maka apa yang disampaikan Ibu Nyai tadi itu sangat benar dan luar biasa."  (B.Pwk.)


-

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda