Dr.H.MUHAMMAD AL BARRA, Lc.,M.Hum. WAKIL BUPATI MOJOKERTO Hadiri Kegiatan "MWC NU PUNGGING BERSHOLAWAT" Dalam Rangka Satu Abad NU" Dan Grand Opening Bazar
GEREBEK.COM Pada hari Sabtu 14 Januari 2023 Jam 21.00 wib. Bertempat di area Terminal "MOJOSARI" Jln. Brawijaya Desa Tunggalpager Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto, ada kegiatan "MWC NU Pungging Bersholawat" dalam rangka Satu Abad Nahdlatul Ulama dengan tema: "Merawat Jagad Membangun Peradaban", dan juga acara Grand Opening Bazar Januari 2023, yang dihadiri oleh sekitar 150 orang undangan, antara lain: Gus BARRA (Wakil Bupati Mojokerto), Pengurus MWC NU Kecamatan Pungging, Beberapa Kyai di Wilayah Kecamatan Pungging, BANOM MWC NU Kecamatan Pungging (Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, Ranting MWC NU Pungging, PAGAR NUSA, Anggota Kesenian hadrah (Sholawat) yang dipandegani Ustadz Abdul Mustofa, Kepala Desa (Gus Ma'ruf) dan BABINSA Tunggalpager (Pelda Marno), dan undangan lainnya.
Dengan susunan acara sebagai berikut: 1.Pembukaan., 2.Menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan Mars NU., 3.Gema Wahyu illahi., 4.Penampilan Kesenian Hadrah., 5.Sambutan Panitia / Ketua MWC NU Kecamatan Pungging (H.Afan Faizin)., 6.Sambutan oleh Wakil Bupati Mojokerto Sekaligus Meresmikan pembukaan / Grand Opening Bazar., 7.DO'A / penutup.
Dalam sambutan / wejanganya, Gus BARRA (Wabup Mojokerto) antara lain mengatakan: "Terima kasih kepada yang hadir malam ini dalam acara Grand Opening Bazar dalam rangka menyambut Satu Abad NU atau Seratus Tahun NU dengan tema: "Merawat Jagat Membangun Peradaban". Semoga yang hadir diberi kesehatan oleh Allah, barokah umurnya, barokah keluarganya.
Saya melihat acara pada malam hari ini, sungguh acara yang luar biasa sekali, ya ini namanya konsep fidunnia khasanah wafilakhiroti khasanah, yang didepan itu berjualan bab dunia, yang dibelakang pengajian sholawatan bab akhirat, ya ini konsep "fidunnia khasanah wafilakhiroti khasanah". Ide ini sangat luar biasa sekali dan perlu diapresiasi khususnya kepada NU dan seluruh panitia penyelenggara perlu diapresiasi, karena memang harus seimbang kehidupan di dunia dan kehidupan akhirat, apalagi bazar pada kali ini dalam rangka menyambut Satu Abad NU, ini adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang mana UMKM ini memberikan sumbangsih terhadap perekonomian Indonesia, Produc Domestic Brutto (PDB) itu 60 persen membangun atau mengangkat perekonomian Indonesia, sektor UMKM seluruh Indonesia itu kurang lebih 60 persen sumbangsih UMKM terhadap perekonomian Indonesia. Di Kabupaten Mojokerto ini pelaku UMKM yang tercatat ada sekitar 42.291, yang mana ini sangat luar biasa sekali, dan rata-rata ketika pandemi covid-19 selama 2 (dua) tahun itu pengusaha yang sifatnya makro (yang besar-besar) seperti pabrik dan seterusnya banyak yang kukut (pailit), sekarang juga sama. Saya kemarin membaca berita itu, di Sidoarjo kurang lebih ada 280 pabrik yang kukut (pailit), sehingga kurang lebih ada 1.280 orang yang terancam Putus Hubungan Kerja (PHK). Jadi sektor ekonomi UMKM yang kita selenggarakan malam ini yang kemudian bisa mengangkat sektor perekonomian khususnya perekonomian yang ada di Kabupaten Mojokerto. Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang kemudian bisa mengangkat perekonomian yang kuat khususnya ketika masa pandemi covid-19 selama 2 (dua) tahun, dan banyak para pelaku UMKM yang saya baca di berita, para pelaku UMKM itu justru banyak mendapatkan rejeki tambahan, tambahan hasil usahanya ketika covid-19.
Ada berita, ada orang yang ketika itu hanya mempunyai uang 500 ribu, apabila uang itu dibuat makan sudah habis dan besok sudah tidak bisa makan. Dan ternyata pada waktu itu yang 300 ribu dibuat membeli makroni dan bumbunya (bumbu yang pedas), yang 100 ribu dibuat membeli pulsa HP untuk Internet, dan yang 100 ribu lagi untuk akomodasi. Akhirnya usaha makroninya diunggah di medsos pakai Instagram, pakai Tik Tok dan tidak membayar (gratis) yang penting ada paketanya, pakai face book dan seterusnya, ternyata peminatnya banyak, apalagi pas pandemi covid-19 itu malas keluar rumah khawatir ketularan. Akhirnya mengandalkan Internet, dari 500 ribu sampai sekarang omzetnya sudah mencapai jutaan dari hanya waktu itu mempunyai uang 500 ribu. Sekarang omzetnya sudah jutaan dan dikembangkan usahanya. Pada waktu itu yang kuat menghadapi covid-19 adalah para pelaku UMKM. Maka menjadi semangat dan menarik sekali, pada malam hari ini MWC NU Pungging beserta Panitia penyelenggara membuat suatu acara, yang mana dikemas bukan hanya acara yang sifatnya duniawi saja (cari dhuwit aja), tetapi juga dikemas dengan acara yang bersifat akhirat yaitu prngajian sholawatan.
Untuk itu kita apresiasi kepada MWC NU Pungging, sehingga perekonomian jalan terus, ukrowinya pengajian sholawat juga jalan. Semoga mulai besok ada Lailatussholawat sampai puncaknya tanggal 22 Januari 2023 yang akan dimeriahkan oleh teman-teman IPPNU dan ANSOR. Dan semoga dengan sholawatan apa saja yang menjadi permasalahan dan hambatan kita itu dipermudah oleh Allah SWT. amin. .. Dan untuk pembukaan / Grand Opening Bazar secara resmi saya nyatakan DIBUKA". demikian sambutan / wejangan Gus BARRA. BPwk.