GEREBEK: news hadipurwantobersamawargakirimdo'adankenduriuntukleluhurdanahlikuburdusunbanjarsari
Tampilkan postingan dengan label news hadipurwantobersamawargakirimdo'adankenduriuntukleluhurdanahlikuburdusunbanjarsari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news hadipurwantobersamawargakirimdo'adankenduriuntukleluhurdanahlikuburdusunbanjarsari. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Juni 2025

HADI PURWANTO, S.T.,S.H.,M.H. BERSAMA WARGA GELAR GIAT KIRIM DO'A DAN KENDURI UNTUK LELUHUR DAN AHLI KUBUR (PERIODE KE-13) DI AREA MAKAM (PUNDEN) DUSUN BANJARSARI DESA KEDUNGLENGKONG KECAMATAN DLANGGU

HADI PURWANTO, S.T.,S.H.,M.H. BERSAMA WARGA GELAR GIAT KIRIM DO'A DAN KENDURI UNTUK LELUHUR DAN AHLI KUBUR (PERIODE KE-13) DI AREA MAKAM (PUNDEN) DUSUN BANJARSARI DESA KEDUNGLENGKONG KECAMATAN DLANGGU

HADI PURWANTO, S.T.,S.H.,M.H. BERSAMA WARGA GELAR GIAT KIRIM DO'A DAN KENDURI UNTUK LELUHUR DAN AHLI KUBUR (PERIODE KE-13) DI AREA MAKAM (PUNDEN) DUSUN BANJARSARI DESA KEDUNGLENGKONG KECAMATAN DLANGGU

GEREBEK.COM             Pada hari Minggu Wage, 1 Juni 2025 mulai Jam 12.30 WIB. sampai dengan selesai, bertempat di Area Makam (Punden) EYANG Tumenggung "SOEKARTO WIDJOJONO"
 Dusun Banjarsari Desa Kedunglengkong Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto ada kegiatan Kirim Do'a bersama dan Kenduri untuk LELUHUR dan AHLI KUBUR (Periode ke-13) yang digelar oleh HADI PURWANTO, S.T.,S.H.,M.H. Ketua Lembaga Kajian Hukum (LKH) "BARRACUDA INDONESIA" dan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) "DJAWA DWIPA" bersama warga Dusun Banjarsari pada khususnya dan warga masyarakat pada umumnya.
Tradisi turun temurun, dari generasi ke generasi dilakukan masyarakat secara berkesinambungan atau berkelanjutan, meskipun jaman terus berubah, masyarakat tetap tidak meninggalkan tradisi. Memang segala sesuatu di dunia ini selalu berubah, tidak ada yang tetap dan kekal. Akan tetapi tradisi mengajarkan bahwa hal-hal yang baik akan selalu kekal, karena tradisi mengajarkan kepada sesama manusia untuk hidup rukun, damai, gotong royong dan menyatukan kebersamaan disetiap keberagaman. Begitupun tradisi Nenek Moyang di Jawa, yang hidup ditengah-tengah masyarakat Islam di Jawa senantiasa menyatukan masyarakat dari berbagai elemen, seperti kegiatan kirim Do'a Bersama dan Kenduri untuk Leluhur dan Ahli Kubur, yang digelar oleh warga Dusun Banjarsari.

Hadir dalam kegiatan antara lain:
1. Dwi Ahmad Fauzi (Kepala Dusun Banjarsari Desa Kedunglengkong).
2. HADI PURWANTO, S.T.,S.H.,M.H. (Penanggung jawab kegiatan).
3. Ismail Pribadi, S.H. (Mantan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto).
4. Ustadz Miftakhul Karim (Ketua Kegiatan).
5. Ustadz Mukid (Penasehat Kegiatan).
6. Kyai Hasan Mathori (Penasehat Jama'ah).
7. Bpk. Paino (Koordinator Kegiatan)
8. Beberapa Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Dusun Banjarsari.
9. Group Sholawat AL-HADDAD DJAWA DWIPA.
10. Puluhan warga Dusun Banjarsari pada khususnya dan warga masyarakat pada umumnya.
11. Tamu undangan.

Dengan rangkaian acara sebagai berikut: 
1).Penampilan Group Sholawat AL-HADDAD DJAWA DWIPA.
2).Pembukaan oleh Usradz Khoiri.
3).TAHLIL dipimpin oleh Ustadz Miftakhul Karim.

4).Ceramah Agama oleh Kyai HASAN MATHORI yang intinya beliau menyampaikan: "Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT ysng mana saya dan panjenengan (anda) masih ditakdirkan oleh Gusti Allah, sehingga masih bisa berkumpul di Majelis ini, dimana saya dan panjenengan mengadakan rutinitas Khotmil Qur'an, berdo'a bersama-sama memohon kepada Allah agar Leluhur dan Ahli kubur di Makam (Punden) Dusun Banjarsari diterima amal ibadahnya dan dimasukkan Surga-Nya Allah SWT, "Allahumma sholli ala Muhammad". Sholawat serta salam marilah kita panjatkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW, Nabi yang menjadi suri tauladan untuk kita semua.
Besok di alam kubur yang menjawab pertanyaan Malaikat itu ya amal perbuatan kita, termasuk shodaqoh kita, termasuk shodaqoh tumpeng ini. Termasuk kalau punya anak bandel (nakal) tidak usah dimarahi, tetapi harus kita shodaqohi saja, insyaallah nanti anak sudah tidak bandel (nakal) lagi. Dan nanti kalau kita sudah mati dan dimasukkan dalam kubur, dan waktu didalam kubur kita pasti didatangi Malaikat, dan jangan sampai panjenengan ditanya oleh Malaikat, tetapi panjenengan yang harus bertanya kepada Malaikat yang mendatangi panjenengan di dalam kubur. Saya do'akan santri-santri yang hadir disini, besok kalau sudah mati dan dimasukkan dalam kubur, semoga tidak sampai ditanya oleh Malaikat Munkar dan Nakir, dan semoga panjenengan yang bertanya kepada Malaikat Munkar dan Nakir. Apabila Malaikat Munkar dan Nakir bertanya kepada panjenengan didalam kubur:.Saya datang didalam kubur ini ingin bertanya: Apa yang anda bawa ? Maka panjenengan jawab: "Asyhadu an la ilaha illallah Wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah" , Kalau anda sudah bisa jawab begitu, alamat anda hidup di alam kubur merasakan enak sampai Yaumul Qiyamah (Hari Kiamat)."
5).Penutup / Do'a oleh Ustadz MUKID.
Sebelum memimpin Do'a, USTADZ MUKID intinya menyampaikan: "Alhamdulillah, pada bulan kemarin ada sumbangan bangunan KANOPI dari Mas Hadi Purwanto, begitu juga di bulan Mei 2025 juga di bantu lagi oleh Mas Hadi Purwanto berupa pemasangan di 14 titik tiang dan lampu penerangan jalan yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum, dan sudah di serahkan ke warga Dusun Banjarsari, sehingga bantuan KANOPI dan Lampu Penerangan Jalan sudah menjadi milik warga Dusun Banjarsari dan tinggal menjaga perawatannya saja."
                     (Difoto dari arah utara)
                   (Difoto dari arah selatan)

Setelah acara selesai dilanjutkan dengan ramah tamah menikmati hidangan 5 (lima) tumpeng berisi nasi dan lauk pauk & buah-buahan serta minuman air mineral yang sudah disediakan oleh Panitia Kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan Kirim Do'a Bersama dan Kenduri untuk Leluhur dan Ahli Kubur di Area Makam (Punden) Dusun Banjarsari Desa Kedunglengkong berjalan tertib, lancar dan aman. (B.Pwk.)


Ad Placement

Peristiwa

Tokoh

Teknologi